PENCARIAN
Kategori
WEBSITE TERKAIT
DOWNLOAD
Edaran
Aplikasi
e-library
Presentasi
Undangan
VIDEO KEGIATAN

21
FORUM

Jl. Percetakan Negara No. 29, Kotak Pos 223, Jakarta 10560 - Indonesia


Phone : 62214247608
Fax : 62214247807

BERITA - FOCUS TODAY

Kemenkes RI Selenggarakan Press Briefing Dalam Rangka Hari Kanker Sedunia 2017
2017-02-03 15:00:26

Hari Kanker Sedunia diperingati setiap tanggal 4 Februari dan Hari Kanker pada anak diperingati setiap tanggal 15 Februari. Dalam rangka memperingati Hari Kanker, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, dr. H. Mohamad Subuh, MPPM menjadi salah satu narasumber pada kegiatan Press Briefing, Pada (1/2) di Ruang Mahar Marjono Kementerian Kesehatan RI. Hadir juga sebagai narasumber Komite Penanggulangan Kanker Nasional (KPKN), Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), Prof. dr. Djajadiman Gatot, Sp.A(K), dan penyintas/survivor kanker. Disamping itu, bersamaan dengan press briefing, juga dilakukan pemeriksaan mamografi gratis bagi 50 orang perempuan.

 

Tema Hari Kanker Sedunia tahun 2017 adalah “Kita Bisa, Aku Bisa”. Tema ini bertujuan untuk menyebarkan pesan bahwa setiap orang baik secara bersama atau individual bisa mengambil peran dalam mengurangi beban dan permasalahan kanker.

 

Di Indonesia, prevalensi penyakit kanker cukup tinggi. Berdasarkan data Riskesdas tahun 2013, prevalensi tumor/kanker di Indonesia adalah 1.4 per 1000 penduduk, atau sekitar 347.000 orang. Dimana kanker tertinggi pada perempuan adalah kanker payudara dan kanker leher rahim. Pembiayaan kanker terus meningkat, berdasarkan data dari BPJS hingga akhir tahun 2015, penyakit kanker telah menghabiskan biaya sebesar 2,2 triliun rupiah dan menempati urutan ketiga setelah penyakit jantung pembuluh dan gagal ginjal.

 

Pemerintah telah melakukan upaya deteksi dini kanker payudara dan kanker leher rahim. Upaya deteksi dini kanker pada perempuan tersebut berupa skrining kanker leher rahim dengan metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) dan kanker payudara dengan Pemeriksaan Payudara Klinis (SADANIS). Cakupan deteksi dini IVA dan SADANIS di Indonesia sampai dengan tahun 2016 meningkat jika dibandingkan tahun 2015 dimana cakupan pemeriksaan sebesar 1.268.333 orang atau 3,4% menjadi 1.925.943 orang atau sekitar 5,2%.

 

Program deteksi dini kanker payudara dan kanker leher rahim juga didukung oleh Ibu Negara, Iriana Jokowidodo dan Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE KK). Diawali dengan Pencanangan Peningkatan Peran Serta Masyarakat dalam Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker pada Perempuan oleh Ibu Negara di Kulon Progo pada 21 April 2015 kemudian Ibu Negara dan OASE KK pada tahun 2016 juga mencanangkan Gerakan Pekan Deteksi Dini Kanker Payudara dan Kanker Leher di beberapa kota, seperti Jakarta, Cirebon, Medan, Sidoarjo, Padang, dan Klaten (Hari Guru Nasional 25 November 2016). Pada tahun ini, Ibu Negara dan OASE KK akan mengunjungi 10 provinsi dalam rangka Peningkatan Kesadaran Perempuan Indonesia untuk Deteksi Dini Kanker Payudara dan Leher Rahim, ujar dr. Subuh

 

Lebih lanjut dr. Subuh mengatakan Kementerian Kesehatan pada tahun 2016 berupaya mengembangkan deteksi dini IVA dan SADANIS di Kementerian dan Lembaga seperti Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Agama, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Badan Koordinator Penanaman Modal, Lembaga Administrasi Negara, Kwarnas Pramuka, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Pendidikan dan Budaya, Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia, Badan Perencanaan Nasional, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Jumlah pemeriksaan sebanyak 1.536 orang dengan IVA positif sebanyak 16 orang.

 

“Untuk mengoptimalkan upaya pencegahan dan pengendalian kanker di Indonesia perlu upaya masif yang dilakukan oleh semua pihak baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian kanker,” ujarnya

 

Rangkaian kegiatan Hari Kanker Sedunia dan Hari Kanker Anak Internasional 2017 dilaksanakan dari pusat hingga daerah melalui surat edaran kepada Gubernur, Dinas Kesehatan, dan Rumah Sakit sebagai leading sector. Puncak Peringatan Hari Kanker Sedunia 2017 akan dilaksanakan pada tanggal 21 Februari 2017 di Kabupaten Bogor. Rangkaian peringatan Hari Kanker Sedunia 2017 juga dilaksanakan oleh Yayasan Kanker Indonesia (YKI), Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI), Cancer Information and Support Center(CISC), Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI), Yayasan Anyo Indonesia (YAI), Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI), Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia (YPKAI), dan lain-lain. Adapun beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan, seperti : (1) Peresmian rumah singgah YKPI pada tanggal 1 Februari 2017; (2) Roadshow deteksi dini kanker payudara dengan mamografi dari YKPI mulai tanggal 1 sampai 22 Februari 2017; (3) Carnaval World Cancer Day dari KPKN yang diadakan di Central Park pada tanggal 3-5 Februari 2017; (4)Demo masak mie sayuran buatan sendiri dari YKPI pada tanggal 11 Februari 2017; (5) Kampanye deteksi dini kanker payudara oleh YKPI di Makassar; (6) Berani Gundul sebagai bentuk solidaritas kanker pada anak oleh YKAKI di Central Park pada tanggal 14 Februari 2017; (7) Sosialisai kanker pada anak bagi kader kesehatan di Rumah Sakit Kanker Dharmais pada tanggal 25 Februari 2017; (8) Sosialisasi kanker pada anak bagi petugas puskesmas pada tanggal 26-27 Februari 2017; (9) Pertemuan Jejaring Kanker Anak di Kementerian Kesehatan pada tanggal 27 Februari 2017.

 

Disamping kegiatan tersebut, kata dr. Subuh daerah juga dihimbau untuk memperingati Hari Kanker Sedunia dengan berbagai alternatif kegiatan sesuai pedoman peringatan HKS yang telah dikirimkan. Diharapkan dengan peringatan Hari Kanker Sedunia dan Hari Kanker Anak Internasional 2017 dapat meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan masyarakat terhadap kanker serta memperkuat sistem pelayanan kanker di Indonesia.